Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2010

ponakan baru :)

Tanggal 27 Februari 2010, keluarga gue nambah satu! He is Priyatama Aditya Nugaraha. Ta jiao Priyatama Aditya Nugaraha. wihii senangnya. Lahir jam 19:21 dengan berat 3,410 kg dan panjang 51 cm. Welcome the the world, son!

xi ipa c

Haihai, gak tau kenapa gue gak ada kerjaan hari ini, jadi gue sempet upload foto. Ini adalah foto-foto bersama kelas gue di xi ipa c. Enjoy!        

Pembubaran Panitia SERENADE

Kemarin, tanggal 26 Februari 2010 ada pembubaran panitia serenade. Yap, serenade yang kemarin gue bilang harus kompak nyari duit. Alhamdulillah, kita surplus banyak. Pembubaran dilaksanakan di d'cost permata hijau. Ada 40an anak yang dateng. Gue, Itha, dan Lia berangkat bareng naik busway dan kita ber3 menggunakan baju poncol (wihiii). Pas nyampe disana, belom ada yang dateng. Akhirnya kita ngurusin pesanannya. Sekitar jam 2an, baru deh pada dateng semua. Emang sih anak cowoknya pada sholat jumat dulu, jadinya ya baru jam segitu pada bisa berangkat dari sekolahnya. Akhirnya, setelah doa sebelum makan, kita mulai deh acara makan-makannya. Awalnya sih berjalan tertib dan aman, tapi pas makanannya pada abis, baru deh ketauan bar-barnya anak 78 pas lagi kelaperan.Semuanya pada berebut makanan, terutama udang pancet mayonnaise yang isinya cuma 4 biji (dan mahal). Pelayannya sampe pusing banget. Malah yang udah speechless akhirnya ngeledekin salah satu pelayannya (namanya mas syafei) ...

x-g

Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih. karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan . (Kahlil Gibran). Foto diatas adalah foto saya dan teman-teman di kelas x-g, teman ‘seperjuangan’ sewaktu semenster dua di SMAN 78. Awalnya saya risih dengan kelas ini, karena saya satu-satunya cewek yang masuk kelas x-g dari x-h (kelas saya sewaktu semester satu). Jujur, saya memang susah beradaptasi dengan orang baru. Akhirnya, saya duduk dengan sembarang orang. Awalnya saya sebangku dengan Avi, tapi kemudian dia pindah ke kelas SCI (semacam akselerasi). Akhirnya, saya duduk sebangku dengan Syifa, siswa pindahan dari SCI. Hahahaha aneh ya, teman sebangku saya yang pertama itu calon SCI, sedangkan yang kedua malah mantan SCI. Syifa itu, biarpun berkerudung, tapi sifatnya s...

LEGO

20 Februari 2010 jadi hari bersejarah. Backstage Ancol jadi saksi bisu penikmat sejarah itu sendiri. Kenapa? Karena sebuah janji tercetus disitu. Janji untuk tetap solid (bukan liquid) sampai tua. LEGO (Legacy of enthusiasm, and new generation of 78) adalah nama angkatan 34 (2008-2011) di SMAN 78. Bukan, itu bukan acara perpisahan. Acara kemarin itu dinamakan Family Gathering. Apakah masing-masing siswa membawa orang tuanya masing - masing? Tidak. Lantas, kenapa family gathering? Karena angkatan 34 SMAN 78 adalah keluarga. Jadi, Backstage jadi saksi bisu perkumpulan keluarga besar angkatan 34 SMAN 78. Ya, kita keluarga. Gue suka banget sama  filsofi dari nama LEGO itu sendiri. Katanya, lego itu kan bongkar pasang, jadi kita semua itu seperti bongkar pasang. Berbeda-beda bentuk, sulit disatukan, tapi pasti bisa disusun menjadi sebuah bentuk yang besar. Kalau cuma sendiri, tidak akan bisa menjadi bentuk yang besar. Jujur, saya sempat takut kalau acara ini cuma akan bagus di f...

satu-Awal Mula (2)

@Ilona’s school             15 Januari 2010 10:01 “Lu ikut lomba ini?” tanya Hanna. Ilona mengangguk. “Itu bukan lomba, tapi lowongan freelance” “Terserah deh apapun namanya. Tapi ini kan buat mahasiswa neng. Kesempatannya kecil,” Ilona menyendok sesuap nasi goreng kemulutnya. “Bukan berarti kita ga boleh nyoba kan? Ayo dong Han, lu  kan temen gue, harusnya lu dukung gue dong. Lagian kalaupun gue gak lolos, gue gak bakal rugi, kan?” Hanna berdecak kagum. Ini dia yang disukainya dari seorang Ilona : pantang menyerah. “Terus, lu harus kirim apa aja?” Ilona berhenti mengunyah. Kini mulutnya sibuk menyedot es the manis. “Bawa diri aja sih katanya. Kemarin sore gue ditelpon sama orang Readbooks. Kalo gak salah namanya Lukas Samody. Katanya dia pernah baca cerpen gue yang di Readbooks bulan lalu, terus dia tertarik sama gaya bahasa gue yang … mengalir,” ucap Ilona sambil tersenyum. Bukan senyuman yang menyiratkan kesombongan,...