Skip to main content

new year, new wish

Happy new year!!!
Akhirnya menginjak tahun 2011 dan ada lebih dar 7000 pasangan yg menikah tgl 1-1-11. Berapa banyak yang jadian? Ehm mungkin lebih banyak dari itu #abaikan.
Ini hari terakhir sebelum sekolah lagi. Ga banyak yang bisa gue ceritain soal liburan kecuali jadi baby sitter, menjadi penghuni twitter dan nyasar di grand indonesia. Oh iya, gue belom cerita kan kalo timnas masuk final aff? Wah pokoknya keren banget main bolanya. Biarpun ga sejago spanyol, tapi ga sejelek dulu lah. terus ya yang bikin terharu adalah.pas disetel lagu indonesia raya. Terus gue merinding sangat dan kepengen nangis waktu ngeliat si safee (yang sayangnya ga mirip sapi) membobol gawang markus. Yang lbh hebatnya lagi,biarpun indo gagal dpt piala aff, tapi suporter di gbk ga rusuh! Well, I'm proud of you, indonesian.
Balik lagi ke tahun baru, berarti waktunya bikin list apa aja yang gue harap bisa tercapai di 2011 :
1. Jadi mahasiswa UI. Bayangin betapa bangganya orangtua kalo gue masuk sini
2. Lulus dg selamat.maksudnya, no more clinic
3. Potong rambut
4. Move on dari abnormal
5. Kembali menulis. Apapun. Cerpen, novel tanpa ujung, puisi, prosa, surat, whatever. Ini satu-satunya hal yang bisa gue banggakan dan gue ga akan melepas nulis meskipun gue masuk fk (ga mungkin juga sih, tapi ini worst scenario -__-)
6. Rajin nabung buat beli sesuatu pake duit sendiri

Oke. Ga usah banyak banyak lah ya dan ga perlu nambahin punya pacar dilist nomor 7 karena itu cuma bakal bikin galau.

So thank you for reading :)

Comments

Popular posts from this blog

Serena (1)

“Dia cuma teman” ucap Leni mantap. “Teman?” tanya Rea dengan alis diangkat. “Iya, teman kerja.” jawab Leni. Ia sudah tidak semantap tadi. Rea menggebrak mejanya dengan sedikit kesal. “Dan lo percaya gitu aja? Len, lo ga ngerasa kalo cowok lo terlalu sering cerita soal si Sere?” Leni menggeleng. “Hmm .. iya juga sih..” “Lo udah pernah ketemu sama si Sere Sere ini?” Leni menggeleng. “Gue Cuma denger ceritanya dari Putra doang. Si Sere ini tinggal sebatang kara, Re. Makanya Putra baik banget sama dia. Lo tau sendiri lah Putra gimana, orangnya ga tegaan.” “Putra itu tetep cowok, Len. Cowok tuh makhluk abstrak yang gak pernah tahan godaan. Apalagi si Sere ini katanya model. Model, Len. Model!” ucap Rea dengan berapi-api. Leni membelalakkan matanya. “Hus, udah ah Re, ga asik dibahas terus-terusan. Gue percaya kok sama Putra.” “Ga boleh, Len. Lo ga bisa percaya seratus persen sama Putra. Kali ini emang cuma makan bareng. Terus pulang bareng. Abis itu apa lagi yang dilak...

Elina

Namanya Ara. Teman sekamar yang baik. Sudah lama sekali ia menemaniku di kamar ini. Rambutnya panjang sebahu, kulitnya kuning langsat. Bola matanya berwarna coklat. Tingginya hampir menyaingi tinggiku. Setiap malam, dia duduk memandangiku. Sesekali dia akan menarik nafas dan menghembuskannya lagi. Pagi ini ia sudah siap dengan seragamnya yang baru. Bukan lagi kemeja putih dan rok biru, tetapi kemeja putih dan rok abu-abu. Ia tersenyum saat memandangku. Berkali-kali ia memutar tubuhnya, memastikan tidak ada yang akan merusak penampilannya hari itu. “Aku tidak bisa tidur untuk menunggu hari ini” ucapnya padaku. Aku tidak menjawab. Aku tahu kegelisahannya. Semalaman ia hanya duduk di depanku, sama sekali tidak menyentuh tempat tidurnya. “Aku bukan anak kecil lagi” tambahnya. Sekali lagi, aku tidak menanggapi perkataannya. Pikiranku menerawang ke pertemuan pertama kami. Aku berada di ruangan yang sesak oleh barang-barang usang. Debu tebal memenuhi seluruh tubuhku. Lalu Ara d...
Myspace Graphics and Myspace Layouts