Skip to main content

saya anak ...

haloo long time no post yaa :)
Hem. Seperti yang gue katakan di post sebelumnya, mulai sekarang gue mau isi blog ini no galau, no labil, no more mr yellow, dan no more abnormal.
Oke, jadi mari kita mulai hidup yang baru sebagai blogger yang NORMAL dan tidak terobsesi pada si kuning.
Nah, mari kita mulai hari yang cerah ini dengan memperkenalkan suasana baru. Pertama gue kuliah di *nelen ludah, tarik napas* Universitas Gunadharma. Puas? jadi sekarang gue udah ngaku tuh ya anak gundar, meskipun gue masih sering nutupin muka kalo ketemu temen smp atau sma di sekitar pocin. Tunggu. Jangan nge judge gue dulu ya temanku. Everything need process, ok? Pertama gue ngaku dulu di blog. mungkin taun depan gue baru bisa berjalan di stasiun pocin dg kepala tegak #bay.
Yang kedua, gue sekarang jadi anak kereta! Pulang pergi Jakarta-Jawa Barat tiap hari. keren kan? Terus ya naik kereta itu seru banget loh haha bahkan lebih ajib daripada naik 91. Jadi kalo dulu di 91 gue sering merhatiin anak sekolahan, sekarang gue sering ketemu anak kuliahan di kereta. Sayangnya, anak kuliahannya cewek semua karena gue emang naik gerbong khusus cewek. bayangkan dong, gimana gue mau menggantikan abnormal kalo begini. eh tunggu. STOP MENGGUNAKAN ABNORMAL, oke? jangan sampe seantero 1PA06 tau soal abnormal yang ga normal.
Sampe mana tadi? oh iya, kereta ya. cukup deh soal kereta. Nanti gue cerita pengalaman naik kereta gue yang fantastis dan dapat menggemparkan dunia, oke? Sekarang loncat yang ketiga. gue masuk kelas 1PA06. kesannya yaa gitu lah. Namanya juga masih baru ya, tapi baik semua kok anaknya, ga ada yang suka ngegigit, menggonggong, mengeong. NORMAL semua.
Yang ke empat, hmmm tugasnya ga banyak banyak amat sih. gatau harus bersyukur apa bingung, soalnya keinget dulu waktu semester 1 di 78, gue sampe nangis-nangis karena gatahan sama pr. Alhamdulillah yah, semuanya NORMAL terkendali.
Daaan yang kelima adalah ... gue mau makan rotiboy. ga ada hubungannya yah? terserah deh. tapi gue kangen setengah mati ama rotiboy T.T
Sekian pemirsah. tunggu ya post gue yang sangat tidak penting tapi absolutely normal berikutnya soal kereta :D

Comments

Popular posts from this blog

Serena (1)

“Dia cuma teman” ucap Leni mantap. “Teman?” tanya Rea dengan alis diangkat. “Iya, teman kerja.” jawab Leni. Ia sudah tidak semantap tadi. Rea menggebrak mejanya dengan sedikit kesal. “Dan lo percaya gitu aja? Len, lo ga ngerasa kalo cowok lo terlalu sering cerita soal si Sere?” Leni menggeleng. “Hmm .. iya juga sih..” “Lo udah pernah ketemu sama si Sere Sere ini?” Leni menggeleng. “Gue Cuma denger ceritanya dari Putra doang. Si Sere ini tinggal sebatang kara, Re. Makanya Putra baik banget sama dia. Lo tau sendiri lah Putra gimana, orangnya ga tegaan.” “Putra itu tetep cowok, Len. Cowok tuh makhluk abstrak yang gak pernah tahan godaan. Apalagi si Sere ini katanya model. Model, Len. Model!” ucap Rea dengan berapi-api. Leni membelalakkan matanya. “Hus, udah ah Re, ga asik dibahas terus-terusan. Gue percaya kok sama Putra.” “Ga boleh, Len. Lo ga bisa percaya seratus persen sama Putra. Kali ini emang cuma makan bareng. Terus pulang bareng. Abis itu apa lagi yang dilak...

Elina

Namanya Ara. Teman sekamar yang baik. Sudah lama sekali ia menemaniku di kamar ini. Rambutnya panjang sebahu, kulitnya kuning langsat. Bola matanya berwarna coklat. Tingginya hampir menyaingi tinggiku. Setiap malam, dia duduk memandangiku. Sesekali dia akan menarik nafas dan menghembuskannya lagi. Pagi ini ia sudah siap dengan seragamnya yang baru. Bukan lagi kemeja putih dan rok biru, tetapi kemeja putih dan rok abu-abu. Ia tersenyum saat memandangku. Berkali-kali ia memutar tubuhnya, memastikan tidak ada yang akan merusak penampilannya hari itu. “Aku tidak bisa tidur untuk menunggu hari ini” ucapnya padaku. Aku tidak menjawab. Aku tahu kegelisahannya. Semalaman ia hanya duduk di depanku, sama sekali tidak menyentuh tempat tidurnya. “Aku bukan anak kecil lagi” tambahnya. Sekali lagi, aku tidak menanggapi perkataannya. Pikiranku menerawang ke pertemuan pertama kami. Aku berada di ruangan yang sesak oleh barang-barang usang. Debu tebal memenuhi seluruh tubuhku. Lalu Ara d...
Myspace Graphics and Myspace Layouts